Selamat datang di SATMABHARA

Cari tahu siapa kami yang hanya satu-satunya di Indonesia dan mungkin di dunia. Sebuah salah satu UKM (Unit Kegiatan Mahasiswa) kewiraan di Institut Sains dan Teknologi AKPRIND Yogyakarta. Mitra kepolisian mengemban tanggung jawab mengabdi pada masyarakat.

STRUKTUR JABATAN

Suatu organisasi dapat berdiri dengan kokoh dengan pilar-pilar penyangga yaitu struktural jabatan yang kuat pula.

Kita muda, kita yang berkarya

Rubrik "Muda" berisi mengenai banyak artikel berhubungan dengan anak muda, karena kami SATMABHARA adalah mahasiswa yang sedang menimba ilmu di IST AKPRIND juga.

GOES TO SCHOOL

Sebagai salah satu pengabdian pada masyarakat, SATMABHARA memiliki agenda rutin untuk melakukan penyuluhan anti narkoba dan sex bebas di sekolah-sekolah di DIY.

Penerimaan Calon Anggota 2012

Kembangkan SOFTSKILLmu bersama kami. Bergabunglah dengan kami dan cari tahu apa saja yang akan kalian dapatkan di SATMABHARA.

Tampilkan postingan dengan label LANTAS. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label LANTAS. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 17 November 2012

Sosialisasi Lantas SD Terbansari I

Pukul 07.00 WIB tepat, anggota SATMABHARA beranjak dari mako menuju Sekolah Dasar Terbansari I.  Pagi ini, Kamis (16/11) agenda SATMABHARA adalah memberikan penyuluhan lalu lintas ke sekolah tersebut. Bermula dari laporan salah satu anggota personil satuan pengamanan kampus ISTA yang kebetulan anaknya bersekolah di SD Terbansari ini bahwa banyak terjadi kecelakaan lalu lintas di jalan raya yang berlokasi di depan SD itu. Maka timbullah insiatif dari SATMABHARA untuk melakukan pengaturan lalu lintas di lokasi terkait. Tetapi seiring berjalannya waktu dan koordinasi yang terjadi antara anggota SATMABHARA dan pihak sekolahan, maka sepakat dilakukan sosialisasi lalu lintas pada tanggal 16-17 bulan ini.

Tujuan sosialisasi ini tidak lain untuk mencegah terjadinya kecelakaan lalu lintas yang melibatkan pengguna jalan dan siswa SD Terbansari yang seringkali menyeberang jalan. Oleh karena itu inti pada sosialisasi ini adalah mengajarkan pada siswa bagaimana menyeberang jalan dengan benar.  Materi disampaikan dengan secara lisan dan siswa juga diajak untuk praktek dengan alat peraga zebra cross maupun praktek langsung di jalan raya. Selain itu sosialisasi ini juga sebagai kesempatan belajar bagi Ton 32 bagaimana caranya menjadi seorang penyuluh.

Teknis dari sosialisasi kali ini sungguh dipikirkan dengan matang mengingat ada 12 kelas di SD Terbansari ini. Satu hari pun dibagi menjadi dua sesi dengan jumlah tiga kelas per sesi penyuluhan. Total 6 penyuluh pun dibagi menjadi 3 tim untuk tiap-tiap kelas secara bergantian. Sehingga dalah satu hari enam kelas mendapatkan penyuluhan, jadi SATMABHARA membutuhkan dua hari untuk menyelesaikan sosialisasi ini.

Admin disini juga mendapat kesempatan menjadi pembicara dalam sosialisasi pagi tadi. Pengalaman yang sangat berbeda sepertinya kami rasakan bersama sebagai penyuluh yaitu menghadapi siswa sekolah dasar. Kesempatan menyuluh kali ini sungguh membuat tim penyuluh sedikit kewalahan menghadapi tingkah siswa sekolah dasar yang tidak terduga. Selain itu, tim juga baru pertama kali belajar manghadapi anak-anak, jadi seolah-olah langsung terjun dalam medan perang. Terbukti hari pertama kami lalui dengan susah payah karena kebanyakan anak-anak kelas satu ini masih susah diatur. Kemudian untuk kelas menengah seperti kelas 3-4 adalah peserta yang paling ideal menurut kami karena mereka sudah mulai bisa mengatur diri mereka masing-masing dan materi yang disampaikan memang pengetahuan baru bagi mereka. Namun sosialisasi ini kurang efektif untuk kelas 5-6 karena kebanyakan mereka sedikit banyak sudah mengetahui materi dan cenderung menjadi menyepelekan penyuluhan ini. Tetapi mungkin juga pembawaan dari penyuluh juga yang harus diperbaiki untuk masing-masing tingkatan kelas, selain itu materi juga tidak bisa disamaratakan untuk kelas 1 - 6, melainkan juga harus disesuaikan supaya tepat sasaran.

Namun terlepas dari segala hambatan dan kesulitan yang kami hadapi di lapangan, kepuasan batin telah kami rasakan bersama dan membuat SATMABHARA menjadi satu tim yang makin solid untuk kegiatan-kegiatan selanjutnya.

Lihat juga di galeri foto: klik disini.

GALERI FOTO: Sosialisasi Lantas SD Terbansari I






















Kamis, 15 November 2012

Terus kalau helmnya dah hilang gimana? Harus bilang WOW?

Ilustrasi pencurian helm.
Berita kehilangan kami laporkan dari kampus kita tercinta, IST AKPRIND. Rabu (14/11) kemarin telah terjadi praktik pencurian helm yang dahulu sempat marak terjadi. Secara kebetulan juga adalah Andriani Lestari yang juga calon anggota SATMABHARA ini yang mengalami kehilangan. Sebuah helm merk INK berwarna hitam raib ketika ditinggal begitu saja diatas motor tanpa dikunci. Berita kehilangan ini patut menjadi pelajaran bagi kita semua bahwa jangan selalu merasa aman dengan tempat yang mungkin sudah sering kita kunjungi. Petugas yang berjaga pun tidak bisa serta merta disalahkan jika terjadi kehilangan seperti ini. Mereka pun tidak bisa mengawasi satu per satu kendaraan yang diparkir di tempat parkir. Lalu kalau sudah begini gimana dong? Harus bilang WOW? Mending kita simak tips dan trik berikut.

Selalu Waspada

Tentu saja harus selalu waspada, namun yang namanya manusia kalau tidak diingatkan juga pasti akan lalai. Selain itu kebiasaan kita yang waspada jika sudah mengalami suatu musibah membuat seakan-akan penyesalan datang selalu terlambat. Padahal kita bisa membuat penyesalan itu tidak pernah datang hanya dengan selalu waspada. Seperti yang dibilang Bang Napi itu tuh, WASDAPALAH!! Ehh waspadalah maksudnya. :-)

Fashion or Safety??
Helm sebagai salah satu alat pengaman dalam mengendarai sepeda motor dewasa ini hadir dengan model dan warna. Sehingga banyak merk helm yang meluncurkan tipe-tipe untuk memenuhi selera pasar. Helm dengan kriteria yang sangat lengkap dari segi keamanan, fitur dan model membuat helm jenis ini harganya relatif mahal. Oleh karena itu helm yang seperti inilah yang biasanya menjadi target operasi pencuri helm karena harga jualnya tidak turun terlalu jauh walaupun bekas.

Sekarang kembali ke diri kita sendiri. Ingin menginginkan helm dengan kriteria seperti apa? Tentunya standar keselamatan dari helm tetap harus diutamakan. Jika Anda memang tidak ingin direpotkan dengan masalah kehilangan helm, belilah helm yang tidak memancing tindak kejahatan karena harganya yang mahal namun standar keselamatan masih tetap terpenuhi. Jika Anda memang tipe orang yang fashionable, Anda tetap boleh kok beli helm yang mahal-mahal, lagian juga gak ada yang melarang, tetapi keamanan dari helm Anda menjadi tanggung jawab sendiri.

Lalu Kalau Helmnya Murah, jadi Gak Perlu Waspada?
Helm Admin yang hilang. Ada yang pernah
lihat helm ini rekan SATMABHARA?
Tentu saja tidak, kewaspadaan tetap menjadi hal yang paling utama supaya tindak kejahatan pencurian seperti ini bisa dicegah. Ini pun pengalaman dari admin sendiri yang juga tidak luput dari tindak kejahatan para pencuri helm ini. Helm milik admin seperi yang tampak pada gambar di samping, yang dikira sudah tidak mungkin dicuri, dicoba untuk ditinggal di parkiran suatu warnet di daerah Sapen. Namun apa daya, helm yang sudah bekas lecetnya dimana-mana, kotor dan sudah sobek bagian dalamnya, hilang dicuri dalam waktu yang tidak lebih dari lima menit saja. Jadi bagaimana menurut Anda?

Sumber
Foto tanda peringatan: lampung.tribunnews.com 
Foto helm BMC Doraemon: http://t0k0helm.multiply.com/
Foto ilustrasi pencurian helm: tribunnews.com

Kamis, 08 November 2012

GATURLANTAS

Salah satu bentuk nyata pengabdian kami demi menciptakan dan membia keamanan dan ketertiban masyarakat yaitu adalah pengaturan lalulintas. Anggota SATMABHARA tidak akan sungkan untuk turun ke jalan raya untuk membantu personil POLANTAS maupun anggota Brimob yang bertugas mengatur lalu lintas di beberapa titik yang padat dengan kendaraan bermotor. Pengaturan lalulintas biasanya dilakukan pada pagi hari mulai pukul 07.00 hingga 08.00 pagi. Anggota SATMABHARA yang turun ke jalan pun juga harus menyesuaikan jadwal kegiatannya mengingat kami juga mahasiswa yang kadang ada kuliah pagi. Berikut adalah beberapa foto saat gaturlantas dilaksanakan.







RAMBU TAMBAHAN

Digunakan untuk memuat keterangan yang diperlukan untuk menyatakan hanya berlaku untuk waktu-waktu tertentu, jarak dan jenis kendaraan tertentu ataupun perihal lainnya.


RAMBU PETUNJUK

Digunakan untuk menyatakan petunjuk jurusan, jalan, situasi, kota, tempat pengaturan, fasilitas dan lain-lain bagi pemakai jalan.


RAMBU PERINTAH

Digunakan untuk menyatakan perintah yang wajib dilakukan oleh pemakai jalan.


RAMBU LARANGAN

Digunakan untuk menyatakan perbuatan yang dilarang dilakukan  oleh pemakai jalan.


RAMBU PERINGATAN

Digunakan untuk peringatan kemungkinan ada bahaya atau tempat berbahaya dibagian jalan di depannya.


Mari Mengenal Rambu-Rambu Lalulintas!

Kehidupan kita tidak akan bisa lepas dari kegiatan berpindah tempat, ya kan? Dan berpindah tempat membutuhkan suatu alat transportasi dan sarana penunjang transportasi lainnya. Walaupun kita berpindah dengan hanya berjalan kaki, tidak menutup kemungkinan kita mengalami suatu musibah, apalagi yang menggunakan alat transportasi seperti kendaraan bermotor. Oleh karena itu sebagai masyarakat yang setiap hari berpindah tempat meggunakan jalan raya, alangkah baiknya jika kita bersikap bijak dengan menaati rambu-rambu lalulintas. Eits tetapi tidak berhenti disitu saja, bagaimana kita akan menaati rambu-rambu tersebut tanpa mengenalnya terlebih dahulu? Tentu saja rambu-rambu yang ada hanya kebanyakan berupa suatu simbol dan tidak ada keterangannya dibawahnya, ya kan? Kecuali kalau rambu-rambunya seperti yang dibuat SATLANTAS Polres Tulang Bawang di atas. Maka dari itu marilah kita mengenal rambu-rambu lalulintas!

Rambu lalu lintas adalah salah satu dari perlengkapan jalan yang berupa lambang, huruf, angka, kalimat atau perpaduan diantaranya sbagai peringatan, larangan perintah atau petunjuk bagi pemakai jalan.

Jenis dan Fungsi Rambu

1. Rambu Peringatan
Digunakan untuk peringatan kemungkinan ada bahaya atau tempat berbahaya dibagian jalan di depannya.


2. Rambu Larangan
Digunakan untuk menyatakan perbuatan yang dilarang dilakukan  oleh pemakai jalan.



3. Rambu Perintah
Digunakan untuk menyatakan perintah yang wajib dilakukan oleh pemakai jalan.



4. Rambu Petunjuk
Digunakan untuk menyatakan petunjuk jurusan, jalan, situasi, kota, tempat pengaturan, fasilitas dan lain-lain bagi pemakai jalan.



5. Rambu Tambahan
Digunakan untuk memuat keterangan yang diperlukan untuk menyatakan hanya berlaku untuk waktu-waktu tertentu, jarak dan jenis kendaraan tertentu ataupun perihal lainnya.



6. Rambu Sementara
Tidak dipasang secara tetap dan digunakan dalam keadaan dan kegiatan tertentu.

Semoga dengan mengenal rambu-rambu lalu lintas di sekitar kita dapat menghindarkan kita dari kecelakaan lalu lintas yang tidak kita harapkan. Semoga bermanfaat.

Sumber:
Buku Panduan POLANTAS
http://senyumkurakura.wordpress.com
Disunting dari Faisal Affandi dang di upload di situs www.scribd.com