Selamat datang di SATMABHARA

Cari tahu siapa kami yang hanya satu-satunya di Indonesia dan mungkin di dunia. Sebuah salah satu UKM (Unit Kegiatan Mahasiswa) kewiraan di Institut Sains dan Teknologi AKPRIND Yogyakarta. Mitra kepolisian mengemban tanggung jawab mengabdi pada masyarakat.

STRUKTUR JABATAN

Suatu organisasi dapat berdiri dengan kokoh dengan pilar-pilar penyangga yaitu struktural jabatan yang kuat pula.

Kita muda, kita yang berkarya

Rubrik "Muda" berisi mengenai banyak artikel berhubungan dengan anak muda, karena kami SATMABHARA adalah mahasiswa yang sedang menimba ilmu di IST AKPRIND juga.

GOES TO SCHOOL

Sebagai salah satu pengabdian pada masyarakat, SATMABHARA memiliki agenda rutin untuk melakukan penyuluhan anti narkoba dan sex bebas di sekolah-sekolah di DIY.

Penerimaan Calon Anggota 2012

Kembangkan SOFTSKILLmu bersama kami. Bergabunglah dengan kami dan cari tahu apa saja yang akan kalian dapatkan di SATMABHARA.

Selasa, 13 November 2012

FRAME BERITA ISTA NOVEMBER

Berita tidak melulu disajikan dengan banyak alenia dan tulisan. Kadang gambar dapat mewakili seribu kata. Ini lah FBI: Frame Berita ISTA, berita seputar kampus Institut Sains dan Teknologi AKPRIND Yogyakarta hanya dalam satu frame.

Anggota Satuan Mahasiswa Bhayangkara membuat alat peraga zebra cross untuk sosialisasi lalulintas di SD Terban tanggal 16-17 besok. Kamis (15/11)


Penuh sesak mahasiswa mengantri di depan loket BAA mengurus kartu ujian tengah semester.
Senin (12/11)



Senin, 12 November 2012

TES TERTULIS


Senin (12/11) calon anggota SATMABHARA mengikuti tes tertulis yang dimulai pukul 16.00 waktu setempat. Sejumlah 24 cata datang tepat waktu sedangkan empat lainnya melaksanakan tes hanya didapingi oleh anggota SATMABHARA. Tes tertulis sore tadi terdiri dari dua bagian, yaitu tes pengetahuan umum dan psikotes. Tes berlalu dengan cepat karena memang waktu yang diberikan untuk cata mengerjakan soal sangat dibatasi. Hal ini dilakukan untuk menghindari kecurangan dalam proses pengerjaan karena memang waktu hanya cukup untuk mengerjakan soal, bukan diskusi.

Setelah seluruh cata selesai mengerjakan soal, Hendra Kemayord Nasution, S.T ,selaku dewan kehormatan memberikan motivasi pada cata. Pada sesi motivasi ini lah cata dan anggota saling berdiskusi mengenai apa saja yang akan cata lalui dan dapatkan di SATMABHARA ke depan.

Tunggu berita PENCATA selanjutnya.
Foto selengkapnya ada di galeri foto TES TERTULIS 2012

GALERI FOTO: Tes Tertulis 2012



















Sabtu, 10 November 2012

Lokakarya Kemitraan Polri dengan Masyarakat

"Membangun Karakter Generasi Muda Melalui Budaya Patuh Hukum Guna Memperkokoh Pilar Kebangsaan"
Walaupun peringatan momen besar dalam sejarah bangsa dan negara kita ini yaitu sumpah pemuda sudah lewat beberapa minggu yang lalu, namun kiranya semangat sempah pemuda tetap kita jaga. Dalam rangka sumpah pemuda itu juga, POLRI, khususnya DITBINMAS POLDA DIY menyelenggarakan lokakarya kemitraan polri dengan masyarakat pada tanggal 16 Oktober lalu. Mengusung tema pemuda masa lalu dan kini, lokakarya ini bertajuk "Membangun Karakter Generasi Muda Melalui Budaya Patuh Hukum Guna Memperkokoh Pilar Kebangsaan."

Anggota SATMABHARA sebelum lokakarya dimulai.
Lokakarya ini diikuti oleh banyak tamu undangan dari banyak elemen masyarakat, namun tentunya mayoritas undangan yaitu adalah pemuda. SATMABHARA sebagai salah satu mitra POLRI dalam tugas menciptakan dan membina keamanan dan ketertiban masyarakat ikut diundang dalam acara ini. Berjumlah empat anggota yang datang kami sedikit bisa berbangga karena selain SATMABHARA, undangan hanya berlaku untuk dua orang saja. Ditemani IPDA Sri Astuti yang kemudian bergabung dengan kami dalam satu meja, kami pun mengikuti acara lokakarya ini dengan seksama.

Acara yang diselenggarakan di Graha Sarina Vidi ini dibagi menjadi dua sesi dengan dua pembicara. Pembicara pertama yaitu adalah Muhammad Najib Azca dengan judul "Transformasi Pemuda Nusantara: Antara 'toksik', 'tonik' & 'agensi'!". Sesi kedua diisi oleh Dr. Rahmat Hidayat dengan judul "Pengembangan Karakter dengan Pendekatan Psikologi Perkembangan dan Ekologi Sosial". 

Dr. Rahmat Hidayat sedang mengisi sesi kedua.
Pada sesi pertama pembicara memaparkan mengapa pemuda itu penting dan dua paradoks pemuda saat ini yaitu pemuda sebagai 'toksik' (penyakit) sekaligus sebagai 'tonik' (kekuatan). Keduanya mengandung kebenaran sekaligus mengandung distorsi. Lebih lanjut pembicara memaparkan dengan lebih rinci mengenai pemuda sebagai toksik, tonik dan agensi. Secara umum memang pemuda seringkali menjadi sumber penyakit dan problem sosial serta sebagai sumber kekuatan destruktif di masyarakat, inilah yang dianggap pemuda sebagai toksik bagi pembicara. Kemudian disamping itu pemuda juga sebagai sumber kekuatan perubahan dan pembaharuan di masyarakat sekaligus sebagai kekuatan milenaris atau dengan kata lain sebagai "ratu adil" yang akan membawa tatanan baru yng membawa kebaikan, keadilan dan kesejahteraan semesta, inilah yang dianggap oleh pembicara yaitu pemuda sebagai tonik. Terakhir pembicara memaparkan pemuda sebagai agensi yaitu pemuda sebagai aktor sosial yang slalu berada dalam 'ketegangan' dengan kondisi, proses dan struktur sosialdi sekitarnya. Selain itu sebagai aktor sosial yang mencoba mengatasi kungkungan dan menjawab tantangan sosial yang melingkunginya degan menggunakan energi personal dan sosial yang dimiliki untuk mencapai cita-cita dan imajinasi personal/kolektif mereka.

Pada akhir pemaparannya, pembicara menyampaikan dua hal mengenai transformasi pemuda. Dengan adanya tiga fenomena tadi, kita semua harus berusaha untuk meminimalisasi potensi/destruktif pemuda, memaksimalisasi potensi tonik/konstruktif pemuda dan menggali serta mengoptimalisasi kapasitas agensi pemuda.

Suasana Lokakarya
Sesi kedua yang diisi oleh Dr. Rahmat Hidayat diawali dengan membandingkan keadaan pemuda Indonesia masa lalu dan saat ini. Dimana seperti yang kita ketahui bahwa pemuda masa lalu selalu disibukkan dengan usaha-usaha mewujudkan kemerdekaan Indonesia dibandingkan dengan pemuda saat ini yang lebih banyak kabar miringnya. Selanjutnya pembicara menunjukkan data penelitian mengenai keadaan psikologis pemuda seperti data mengenai kepuasan hidup pemuda, malah psikososial, kesehatan mental dan masih banyak lagi. Data-data tersebut sebagai acuan mengapa banyak sekali permasalahan terkait dengan pemuda sebagai toksik/racun.

Setelah sesi kedua berakhir, dibukalah sesi tanya jawab. Beberapa penanya pun sempat mengkritisi acara pada siang itu. Satu dari penanya sangat menyayangkan bahwa pembicara tidak ada yang mewakili dari seorang pemuda sedangkan judul dari lokakarya siang itu langsung menyoroti mengenai karakter pemuda. Namun terlepas dari kelebihan dan kekurangan dari lokakarya ini, patut diacungi jempol bahwa POLRI dapat menunjujjkan kepeduliannya pada karakter pemuda saat ini. Selain itu sangat penting menyuarakan suatu langkah untuk memperbaiki keadaan bangsa ini dengan ikut serta berpartisipasi membentuk atau menjadi pemuda yang berkarakter patuh hukum.
Corry Serong in Action !!

Oh iya sebelum admin menutup artkel ini, salah satu anggota SATMABHARA sempat unjuk gigi menghibur tamu undangan dengan suara emasnya. Yaitu adalah BRIMTU Corry Serong menyanyikan sebuah lagu "Karena Cinta" dalam sela istirahat saat itu.

Jumat, 09 November 2012

Kumpul Bareng Calon Anggota

Pendaftaran calon anggota telah ditutup awal bulan ini dan calon anggota (cata) sudah siap untuk menghadapi rangkaian tes. Kamis (8/11) kemarin sejumlah 22 cata berkumpul di ruang A11 untuk mengikuti technical meeting. Pada kesempatan ini cata mendapatkan arahan dari senior megenai apa-apa saja yang harus dipersiapkan. Tidak hanya mendapatkan arahan, acara yang dikemas tidak terlalu formal ini  juga menjadi ajang keakraban bagi sesama cata maupun juga dengan anggota SATMABHARA.



Beberapa anggota senior yang ikut serta dalam acara ini juga tidak mau melewatkan kesempatan untuk memberika arahan, nasehat serta motivasi bagi cata. Yaitu adalah BRIMKA Panji Haryono dan IMDA Faisal Kurniawan yang pada sore itu mengisis sesi motivasi. Acara yang singkat tersebut lebih banyak diisi dengan tanya jawab dan sharing antara cata dan anggota SATMABHARA.
Seperti pada artikel pencata sebelumnya bahwa cata harus mengikuti empat tes sebelum dapat diputuskan lolos atau tidaknya mereka menjadi anggota SATMABHARA. Keempat tes tersebut ialah tes tertulis, tes fisik, tes wawancara dan tes kesehatan.

SEMANGAT UNTUK PARA CALON ANGGOTA!!